arenotoki vs. teliotoki

proses perkembangbiakan parasitoid (serangga yang memparasit serangga lainnya) memang sangat unik dan menarik . ada 2 tipe perkembangbiakan pada parasitoid, yaitu arenotoki & teliotoki. ini dia bedanya..

Betina yang mengalami reproduksi secara arenotoki harus melakukan perkawinan dengan jantan untuk menghasilkan telur yang fertil, sedangkan jika tidak mengalami perkawinan maka akan menghasilkan keturunan jantan, sehingga tidak dapat melakukan oviposisi. Sedangkan pada betina yang mengalami reproduksi secara teliotoki, betina tidak perlu melakukan perkawinan dengan jantan untuk menghasilkan keturunan yang fertil. (Disadur dari thesisnya “Ardeh, 2004).

Picture1gambar : Encarsia formosa (Dercks, 2008)

nah..itu dia bedanya pemirsa.. intinya, dalam praktek pengendalian hayati, parasitoid yang tipe perkembangannya “teliotoki” (contoh : Encarsia formosa), lebih menguntungkan. karena kemungkinan sex ratio keturunan betinanya lebih banyak, sehingga keturunan berikutnya yang dihasilkan pada saat pelepasan di lapangan kemungkinan akan lebih banyak dan tingkat parasitisasinya akan meningkat juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s