Mengukur Indikator Pembangunan Berkelanjutan

Pembangunan berkelanjutan telah menjadi sebuah wacana yang mendunia pada hampir di setiap Negara yang ada di dunia ini, pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan berkelanjutan adalah suatu pembangunan yang menyediakan kebutuhan saat ini tanpa mengganggu kemampuan generasi masa yang akan datang untuk memenuhi kebutuhannya. Hal ini bertujuan untuk menjamin produktifitas yang sedang berlangsung dari sumber daya alam yang dapat dieksploitasi dan mengkonservasi semua spesies dari flora dan fauna. Menurut pandangan penulis pada jurnal ini, dua ide kunci yang dapat menggambarkan definisi ini adalah :

  • Perhatian yang baik untuk generasi masa depan
  • Dukungan dari dua pengaruh langsung yaitu aktifitas ekonomi dan kedudukan dari lingkungan dan sumberdaya alam.

Pada konteks ini, pembangunan berkelanjutan mengarah pada perhitungan pembangunan manusia (pada kondisi kesejahteraan) dan keberlanjutan dari beberapa pembangungan ( pada kondisi ketersediaan modal secara ekologi)

Untuk mengukur keberlanjutan diperlukan adanya indikator keberlanjutan sebagai suatu tatanan yang membentuk dasar bagi para pengambil keputusan seperti yang dikemukakan pada konferensi PBB tahun 1992. Indicator dari pembangunan berkelanjutan harus menerima pembangunan manusia ( apakah kesejahteraan tidak menurun?) dan keberlanjutan ( ketersediaan dari modal total ( pendekatan keberlanjutan yag lemah) atau modal alam ( pandangan keberlanjutan yang kuat) jumlahnya tetap?).

Perancis dalam mengukur keberlanjutan : green national net product , Genuine Savings, sejarah ekologi, indicator dari keberlanjutan  kesejahteraan ekonomi, indicator kemajuan keaslian, indicator pembangunan manusia mencakup polusi dan sensitivitas, indicator pembangunan manusia dan papan instrument perancis dalam pembangunan berkelanjutan

Green National Net Product

Produk nasional kotor  (GNP) merupakan ukuran tradisional dari penampilan ekonomi dan implikasinya digunakan untuk mengkaji barang dan jasa yang diproduksi secara domestic oleh factor produksi yang dimiliki. gNNP merupakan suatu ukuran daei pendapatan Hicksian, artinya merepresentasikan jumlah maksimumd dari jumlah konsumsi yang mungkin selama periode yang tidak mengurangi kemungkinan konsumsi masa depan.

Parameter gNNP, jika gNNP meningkat dan bersifat superior atau sama dengan konsumsi saat ini, menunjukkan bahwa suatu Negara akan memiliki keberlanjutan. Perlu diingat bahwa peningkatan gNNP berarti tingkat maksimum dari konsumsi yang memiliki keberlanjutan yang ditingkatkan (Hanley, 2000). Sebaliknya, penurunan gNNP merupakan tanda dari ketidakberlanjutan pada jumlah maksimum yang dapat dikonumsi tanpa menggerogoti kapasitas produksi yang memburuk.

Data yang digunakan untuk mengestimasi gNNP di Perancis mencakup sewa hotelling dari energy (minyak, gas dan batu bara), mineral (tembaga, timah, zinc, perak dan emas), hutan  dan biaya dari polusi udara telah dikurangi dari NNP. Data yang didapat kemudian diperhitungkan dalam merata – ratakan  produk lingkungan nasioanl (environmentally-adjusted national product (AENP)

Genuine Savings

GS merupakan suatu tambahan dari hukum 3 Hartwick  : keberlanjutan yang tidak ekonomis jika penyimpanan merupakan superior pada pengumpulan depresiasi dari manusia, buatan manusia dan modal alam 4 

Penyimpanan Kotor = penyimpanan nasional kotor – modal tetap konsumsi + belanja pendidikan – nilai dari kehabisan sumber daya alam – nilai dari kerusakan yang diakibatkan oleh polutan ( Co2 dan partikel – partikel lainnya)

Berdasarkan hasil perhitungan GS di Negara Perancis penulis mengemukakan Perancis masih memiliki keberlanjutan yang lemah.

Ecological Footprint

Sejarah ekologi didefinisikan sebagai jumlah area produktif secara biologis yang diperlukan untuk mendukung konsumsi dari populasi yang diberikan. Jika sejarah ekologi lebih besar dari area yang ada, maka konsumsi saat ini tidak sustain sejak carrying capacity dari lahan mengalami kelebihan. Tujuannya adalah untuk mengartikan semua dampak ekologis dari aktivitas manusia pada area yang dipersyaratkan untuk memproduksi sumber daya untuk konsumsi dan untuk mengasimilasi sampah secara umum di bawah manajemen yang predominan dan praktek produksi pada tahun – tahun yang diberikan

* catatan kecil dari jurnal : Measuring sustainable development: Some empirical evidence for France from eight alternative indicators. Myriam Nourry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s