a new wonderful life at Silosanen

saat ini dan mungkin untuk beberapa tahun ke depan, aku tinggal di silosanen. silosanen adalah perkebunan kopi milik pemerintah, tempat suamiku saat ini bertugas. letaknya di jember sana, butuh waktu tempuh sekitar 24 jam lewat perjalanan darat (mobil atau kereta api) dari bandung untuk sampai disana, jauh kan yaaa.. #jadi anak rantau niii,,huhu

18 november 2011, aku memulai kehidupanku di tempat yang baru ini. sebuah rumah peninggalan belanda yang sangat besar, aku tempati hanya dengan suamiku saat ini. sebuah lokasi yang cukup jauh dari kota, jalan rusak parah sekitar 5 km, terus  belum masuk pln (jadi penerangan belum 24jam), dan karena aku tinggal di lembahan jadi sinyal gsm ga dapet disini, yaaa.. kehidupan yang benar – benar berubah..akses internertpun sulit sekali disini (that’s why, aku sempat menghilang beberapa bulan ini)..

Tapiiiiii.. dibalik itu semua, tempat ini begitu indah, Ya sangatttt indah, setiap pagi hari aku membuka jendela, hamparan bukit yang hijau langsung menyambutku, dan salah satu hal yang sangatttttt ‘wonderful’ di tempatku ini adalah, setiap hari aku bisa menyaksikan kupu – kupuku yang cantik, terbang bebas di sekitar pekarangan rumahku. Disini juga masyarakatnya sangat ramah dan kompak, meski yaaa, awalnya cukup berat juga, karena mayoritas mereka berbahasa madura tapi alhamdulillah lama – lama aku ngerti juga (saking ga ngertinya, pas awal – awal disana aku ga ‘ngeh’ kalo mereka lagi ngomongin suamiku, heheu).

here is my silosanen’s house (tampak samping) :

tampak depan :

rumah yang sangat besar untuk pasangan yang baru menikah seperti kami, tapi alhamdulillah disini juga kami ditemani sama 3 orang asisten rumah tangga, jadi yaa lumayan ga terlalu sepi.

setelah menikah, aku memutuskan untuk sementara ikut suamiku kesini. Berhenti dari ‘my hectic and crowded world‘, hohoho. karena seperti yang aku bilang sebelumnya, semuanya sangat berbeda disini jadi aku memutuskan untuk ikut beradaptasi dulu di kebun, dan tidak bekerja. saat ini, aku menjadi seorang ‘fulltime housewife’ untuk suamiku dan manjadi ‘bu sinder’ untuk masyarakat di lingkup kerja suamiku (karena, seorang istri pegawai perkebunan memiliki tanggung jawab selain kepada suami dan rumah tangganya sendiri, tetapi juga bertanggung jawab kepada pembinaan masyarakat sekitarnya, khususnya ibu – ibu istri karyawan yang ada di lingkup kerja suaminya #semoga aku tidak salah menyimpulkan yaa).

cukup banyak kegiatanku disini, dari mulai arisan, pengajian, olahraga, kunjungan, masak – masak, diskusi ibu – ibu dan banyakkk lagiiii. yaaa, kehidupan yang ‘sangat ibu-ibu sekali‘ hehehe.. mudah – mudahan aku ga salah memilih kata yaaa. teman- temanku disini ibu – ibu semua, dan kebanyakan dari mereka memang seorang ‘fulltime housewife’ jadi yaa, aku banyak belajar dari mereka #semoga aku disini, dengan semua keterbatasan yang ada, bisa menjadi rahmi yang seperti biasa ‘semangat, ceria, dan rahmi yang sabar, ikhlas dan selalu bersyukur..🙂.

ini beberapa poto kegiatan aku disana..

Peringatan hari Ibu.

Jalan Sehat

Tumpeng hasil karyaku (sama anak buahku juga),, karena aku businder paling junior, jd tumpengnya juga paling keciiiill, hehe, padahal punya orang gede – gede dan mewah bangetsss..🙂

Kerja bakti lingkungan,,setiap selasa sore bersama ibu – ibu..

posyandu dan kantor paguyuban ibu – ibunyaaa…

sebenarnya masih banyakk lagi foto2 disanaaa,,sementara segini dulu aja… MY WONDERFUL LIFE AT SILOSANEN.. Insya Allah akan selalu wonderful, karena my life is wonderful

 

 

3 thoughts on “a new wonderful life at Silosanen

  1. dengar2 kopi silosanen itu rasanya khas seperti ada coklatnya ya?

    misal mau nyoba carinya dimana ya? kebun silosanen itu kalau dari jember sebelum garahan kan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s