Refleksi 2 tahun perjalanan..

12.11.11

Tanggal cantik itu,, tanggal dimana ijab qabul itu terucap, when our wonderful marriage live has begun..
image

Hari ini,, dua tahun berlalu penuh kisah… yaaa..kehidupan pernikahan yang menyempurnakan metamorfosis hidup saya.
Awal menikah perubahan yang sangat besar terjadi dalam hidup saya, hijrah ke jember dan ikut ke tempat dinas suami, menjadi ibu rumah tangga dan ibu kebun dengan segala kerempongannya.

Pertama kalinya pergi jauh untuk waktu yang tidak ditentukan dan berpisah dengan keluarga besar, ingetttt banget, dianter tiga mobil yang semuanya penuh keluarga pas mau berangkat ke stasiun, sambil menangis bombay tentunya.. dan masih terekam dalam benak betapa air mata ini sulit sekali ditahan ketika kereta jalan *mungkin saat itu orang di kereta mikir, lebay banget siih, cuman berangkat bandung surabaya aja, yang nganter serombongan dan pake acara nangis bombay segala*.. juga ketika matahari pagi terbit dan saya terbangun. sudah sampAi jatim,, duuuhh,, mamah papah,, kita sudah jauh sekarang…

Welcome to silosanen,, yayy, kehidupan baru dimulai. Rumah beaar peninggalan belanda sudah ada untuk kami, lengkap dengan tiga orang asisten rumah tangga, tempat yang cukup jauh dari kota tanpa sinyal telepon dan listrik pln. Awal disana bisa dibilang sangat membosankan dan membuat saya stresssss beratttt. Setiap hari kalo suami kerja, saya hanya mengurung diri di kamar,kadang menangis kalo inget orangtua, keluarga, teman – teman yang rasanya sudah jauuuh sekali sekarang… tapi inilah kehidupan yang harus saya jalani..

Saya mulai berbaur dengan masyarakat kebun, berkenalan, memperkenalkan diri sebagai istri pak galuh, bu sinder..hehehe.. kata orang ‘bu sinder kenik (kecil, bahasa madura). Saya harus membiasakan diri  bersosialisasi dengan masyarakat yang mayoritas suku madura, dengan bahasa yang cukup sulit di mengerti. But it’s my life now.. harus berusaha berbaur..

Bu manager juga mulai mengajak saya aktif di kegiatan ibu – ibu, arisan, pengajian, olahraga, rewang, dll.. belajar bergaul dengan ibu – ibu staff, yang bisa dibilang ibu – ibu kelas atas deh di lingkup kebun. Inget banget, pas awal bergaul dengan ibu -ibu staff, saya diajak nyelawat, saya fikir ya kalo nyelawat setelah itu pulang lagi ke kebun,, ternyata tidak begitu pemirsaaa, pulang nyelawat itu masih belanja ke beberapa tempat, saat itu saya cuman bawa uang 32ribu,hehe, sediiih deh, pas orang lain belanja, saya liatin aja., hohoho.,maklum baru menikah perekonomian masih plus plos, hehe..

Lima bulan setelah menikah, saya positif hamil.. senangnya luar biasa, akhirnyaaaaa saya punya teman buat mengisi hari hari yang sepi ini.. hey baby, akhirnya kamu datang menyapa ayah dan bunda. Bulan itu juga bertepatan dengan pernikahan kaka ipar saya di ciamis yang sudah sejak lamaaa saya nantikan, karena saya bisa pulang ke bandung setelah dari ciamis. Meskipun usia kandungan saya baru 8 minggu saya dan suami berangkat ke ciamis, yaaaaa, daripada saya nangis terus dan stress karena tidak jadi pulang..

Saya pulang dari rantau, yessss, sebulan saya di bandung, sejenak rehat dari kehidupan kebun yang monoton dan menikmati kehidupan menyenangkan di kampung halaman. Tapi saya harus kembali ke kebun, karena memang disanalah kehidupan saya yang sebenarnya.

Welcome back to silosanens life, dalam kondisi hamil 4 bulan. Untungnya, kehamilan ini tidak begitu menyiksa.. duuhh, ga kebayang deh, kalo kehamilan ini mual muntah, dan ngidam yang aneh aneh.. jauh dari mana-mana gitu loooh, dokter jauh, pasar jauh kalo mau apa-apa. Ohya, inget bangett kalo mau cek kehamilan ke dokter harus berangkat jam 2 sore, padahal dokternya praktek jam 6 sore belum ngantrinya, kadang jam 10 malam baru sampai rumah. Kuat yaaa dek, dibawa offroad naek motor sama bunda..tapi untungnya dia bayi yang kuat, termasuk ketika saya pulang ke sidoarjo sendirian, lg hamil2 berdiri di bus Akas yang ngebut luarbiasa.

Bulan agustus tiba, bertepatan dengan bulan puasa saat itu. Agenda tetap kebun, kalo bulan agustus adalah lomba lingkungan dan lomba administrasi organisasi ibu2 kebun alias lomba PKKS (peningkatan kesejahteraan karyawan swakarsa *kalo ga salah, hehhe*). Yesss, itu tugas saya, tugas pertama sebagai bu sinder. Panas -panasan dalam kondisi hamil keliling persiapan lomba, naek mobil hi-line turun naek gunung buat kontrol sub afdelingku,.inget bangett deh, sampe ga jadi mudik duluan ke bandung dan takbiran di kereta demmiiiii lomba lingkungan. Daan, ternyata hasilnya berbuah manis afdeling saya juara 1 dan sub afdeling saya juara 2.. sungguh kenangan yang manis untuk saya

Masuk bulan ke tujuh kehamilan saya, mulaii galau.. apa saya akan melahirkan di jember atau mengikuti jejak teman – teman lainnya yang sementara pulang ke bandung dan melahirkan di tempat orangtua. Setelah mempertimbangkan semuanya, saya dan suami sepakat untuk melahirkan di bandung, karena lebih dekat dengan keluarga saya.

Saya berangkat ke bandung, meninggalkan kebun dan suami tersayang. Di bandung, semuanya terlihat jauh lebih mudah, dokter dekat, kendaraan mudah, dan support yang begitu banyak dari keluarga. Namun, terasa berat untuk saya, kondisi hamil tua dan jauh dari suami, ditambah lagi sudah masuk hari perkiraan lahir namun belum ada tanda tanda melahirkan. Duuhh, i’m really need my hubby, itu yang selalu saya tulis di twitter..

19.12.12 penantian panjang itu berakhir juga, jam3 pagi saya mengalami pecAh ketuban. Segera saya menelpon suami, dan dia bilang akan segera berangkat ke bandung. Duuhhh,, sedih sekali rasanya ketika perih itu mulai terasa namun tidak ada suami yang ikut menikmati perjuangan ini. Tapi, dia meyakinkan saya untuk terus berjuang, dan saya yakin doa dan kasih sayangnya dari jauh bisa menggantikan genggaman tangannya untuk menguatkan saya. Pukul 16.45 bayi saya lahir, dia sungguh besar, putih dan suaranya keras.. buah cinta kami terlahir sempurna, AllahuAkbar.. dia kami beri nama “fachry adhitya endra”.

Kebahagiaan keluarga kecil saya lengkap rasanya, namun kami belum bisa berkumpul di rumah kebun. Saya harus menjalani pemulihan pasca melahirkan dan fachry juga harus agak besar untuk menempuh perjalanan panjang ke jember. Sungguh perubahan besar terjadi dalam hidup saya setelah fachry lahir. Ternyata tanggung jawab menjadi seorang ibu itu sungguh bukan tugas yang mudah, apalagi suami jauh yang kadang terasa kurang perhatian ketika saya begitu lelah menjaga fachry siang dan malam.

Usia fachry 3,5 bulan ketika saya bawa dia pulang ke kebun. Berat rasanya, apalagi saya terbiasa dibantu mamah dan papah juga keluarga besar dalam menjaga dan merawat fachry selama ini. Tapi saya harus pulang ke kebun, karena disanalah kehidupan saya dan keluarga kecil saya harus saya bangun. Perjalanan panjang bandung jember dengan kereta api, seolah mengisyarAtkan perjuangan babak kehidupan baru akan dimulai lagi. Bismillah, pasti bisa hidup mandiri dan menjaga fachry..

Seperti kembali membangun mimpi di silosanen, yaa, tapi kali ini bertiga bersama fachry. Awalnya terasa cukup berat, fachry baru berusia 3,5bulan masuk ke lingkungan dan budaya yang jauuuh berbeda dengan di bandung.. fachry rewel siang dan malam, terus orang2 disini mulai mengembangkan hipotesisnya masing-masing. Ada yang bilang fachry harus dipijet, saya nurut akhirnya, dan memanggil yang bisa mijet bayi, fachry menangis sampe ketakutan pas dipijet akhirnya saya ga tega dan memutuskan untuk tidak memijat fachry lagii.. ada yang bilang harus buat selametan, ahhh macem macemm dehh.. Taapi, saya memutuskan untuk merawat fachry dengan ‘cara saya’ well, saya ini ibunya, jadi saya yang tahu dan mengerti kondisi dan kapasitas fachry.. dan alhamdulillah saya bisa menghandle semua urusan fachry..

Tak terasaaaaa 2 tahun berlalu penuh kisah.. penuh pembelajaran untuk hidup saya ke depannya…semoga do’a saya sebelum ijab qobul itu terucap dikabulkan oleh Alloh Swt..

Semoga saya selalu menjadi ibu yang solehah, istri yang solehah dan anak yang berbakti kepada kedua orangtua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s